Skip navigation

Permainan ” Lompat Petak” ini termasuk permainan tradisional. Beberapa tahun silam, permainan ini banyak digandrungi oleh anak-anak. Biasanya anak-anak bermain ”Lompat Petak” di lapangan atau halaman rumah salah satu dari mereka. Tetapi sekarang, permainan ini dan permainan lain yang sejenis sudah jarang kita lihat dimainkan oleh anak-anak. Padahal dalam ” Lompat Petak” ini mengandung banyak nilai, seperti aspek rekreatif , kekeluargaan, gerak tubuh, dan toleransi. nilai sportivitas serta memegang prinsip-prinsip kejujuran dan sikap taat aturan.

Sebenarnya permainan ini sangat sederhana, hanya membutuhkan tongkat untuk menoreh tanah dan sepotong pecahan genting. Walaupun lompat petak ini ada beberapa macam, tetapi secara garis besar aturan mainnya sama. Aturan main dalam lompat petak ini adalah sebagai berikut:

1. Permainan ini dimulai dengan salah seorang pemain melemparkan potongan genting yang biasanya disebut patah ke dalam petak pertama. Patah tersebut jangan sampai melampaui garis petak pertama. Jika patah melampaui garis petak tersebut, maka pemain tadi mati dan bergantian dengan pemain lain.

2. Jika pemain berhasil melempar patah ke dalam petak pertama, maka dia akan melangkah dengan mengangkat satu kakinya sampai petak ujung atas, lalu kembali lagi dan mengambil patah tadi. Setelah melewati petak pertama, pemain akan melemparkan patah tadi ke petak kedua lalu melangkah dengan mengangkat satu kaki, sampai petak ujung atas, seperti yang dilakukannya tadi. Setelah petak kedua, petak ketiga dan seterusnya sampai ujung atas pemain melakukan hal yang sama dengan petak pertama dan kedua.

3. Setelah patah itu sudah masuk ke dalam semua petak, maka pemain membawa patah tersebut dengan gaya-gaya tertentu, misalnya patah ditaruh di telapak tangan, di pundak, di kepala, dsb. Tentunya dia masih harus melangkah dengan satu kaki terangkat. Bila patah tersebut sampai jatuh maka pemain tersebut akan mati dan berganti pemain lain.

4. Setelah membawa patah dengan model-model tadi sudah selesai, dia akan mendapatkan hadiah, yaitu biasanya disebut dengan rumah. Caranya yaitu dengan membelakangi petak-petak tadi lalu melempar patahnya ke belakang(ke dalam petak). Tempat patahnya mendaratlah rumahnya. Permainan dilanjutkan kembali, namun pemain yang mendapat rumah tidak mengangkat satu kakinya ketika dia berada dalam petak (rumahnya).

5. Permainan akan selesai ketika semua petak telah menjadi rumah para pemain. Dan pemenangnya adalah yang mendapatkan rumah paling banyak.

Lompat petak ini dapat dimainkan secara kelompok ataupun individu.

Dari Berbagai Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: