Skip navigation

Wanita adalah salah satu ciptaan Nya. Kesan yang timbul pada makhluk yang satu ini adalah makhluk yang lemah, harus dilindungi, rapuh dan cengeng. Tak selamanya seperti itu,,,Alloh Sang Pencipta lebih tau apa yang akan diciptakanya. Dibalik kelembutannya tersimpan kekuatan yang luar biasa, apalagi wanita yang menjadikan Alloh sebagai penolong dan penguatnya. Dia kan kuat bagai besi, yang apabila dipanaskan pun tak kan hancur begitu saja, namun tetap bertahan dalam kesakitan yang sangat.

Betapa wanita yang bernama Ibu punya kekuatan yang besar, hingga dia dapat menanggung beban berat saat beliau mengandung kita. Belum lagi beliau harus mengatur rumahnya, Subhanalloh harus saya akui, Ibu adalah Manager Hebat. Beliau dapat memutuskan dengan cepat apa yang harus diselesaikan nya segera dan apa yang harus dikerjakan selanjutnya. Allohu Akbar, luar biasa!!! Tak terbayangkan bagaimana ketika saya masih kecil, dan beliau mengurus segala macam nya sendiri, hanya terkadang dibantu oleh ayah.

Beberapa hari menggantikan tugas domestik Ibu, menyadarkan saya akan betapa Luar biasanya Alloh menciptakan makhluk bernama wanita. Dan mengingatkan saya akan sebuah artikel tentang wanita yang kurang lebih mengatakan bahwa wanita akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari. Yach, kusadari benar kata-kata itu ketika Ibu tersenyum seraya berkata, “Gimana? Belajar jadi Ibu Rumah Tangga? Kebayang kan?”. Ku hanya bisa menjawab dengan senyum. Namun dalam hati kujawab, “Sungguh berat Ma.”

Dapatlah sekarang kita banyangkan Ibu kita, sungguh bila dapat kita lihat dengan seksama, kan kita lihat kebenaran akan Firman Nya:

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”

(Q.S. Luqman : 31)

Yach benarlah kalau Alloh meminta kita untuk paling tidak berterima kasih pada Orang tua terutama Ibu dengan berbuat bailk kepada keduanya.

Hmmmm,,,,membuatku bertanya dalam hati, “Dapatkah diriku menjadi seperti Mama?”. Yach paling tidak mempersiapkan ilmunya dulu lah, sebelum practice nya,hehehe. Tapi Bercita-cita untuk jadi Istri, Ibu dan sekaligus wanita Sholehah kuharap bukan hanya mimpi. InsyaAlloh. Amin,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: